Wednesday, January 9, 2019

Usaha Web Hosting, Kenapa Tidak!

Di tengah persaingan yang sengit, tetap ada kesempatan di bisnis penyewaan server internet atawa web hosting. Kunci berhasilnya, Kamu wajib kreatif menciptakan pasar.

Masa-masa kejayaan (booming) bisnis dotcom terbukti telah lama berlalu. Alih-alih berkembang, kini, justru tidak sedikit perusahaan dotcom -semacam toko online alias website kabar online- yang bangkrut. Tapi, jangan salah; tidak semua bisnis yang berbau internet gulung tikar, lo. Tetap ada bisnis-bisnis di seputar internet yang tetap berangsur-angsur nasib, serta bahkan berkembang pesat. Salah satunya merupakan bisnis penyewaan ruangan server penyimpanan data-data website internet atawa web hosting.

Usaha Web Hosting, Kenapa Tidak!

Buat yang tetap awam, supaya suatu  website dapat diakses setiap saat, pemilik website wajib menyimpan semua info yang ingin ditampilkan di website tersebut dalam suatu  komputer server yang rutin terhubung 24 jam dengan internet. Dengan cara teori, server ini sebetulnya dapat dimiliki serta dikelola sendiri oleh setiap pemilik website (website). Tapi, pada prakteknya, sangat sedikit pemilik website -baik perseorangan maupun perusahaan- yang meperbuat faktor ini. Pasalnya, tidak hanya tidak mau repot, mereka juga tidak mempunyai kepandaian dalam pengelolaan data-data situs. Telah begitu, apabila memakai server sendiri, pemilik website juga wajib mengeluarkan anggaran besar buat pembelian komputer untuk server maupun penyewaan koneksi internet yang wajib 24 jam tadi.

Kesempatan inilah, kemudian, yang ditangkap oleh para perusahaan web hosting semacam masterwebnet. com, rumahweb.com, indekos. com, centrin.net.id, cakraweb. com, serta tetap tidak sedikit lagi. Para pengusaha web hosting menyediakan solusi yang dibutuhkan oleh para pemilik website internet. Yang paling utama, pengusaha web hosting menyewakan ruangan server sebagai tempat penyimpanan data-data website internet. Kapasitas media penyimpanan -berupa hard disk- komputer server ini umumnya sangat besar jadi dapat disewakan terhadap beberapa pemilik website sekaligus. “Jadi, semacam kami mau buka kos-kosan,” ucap Dhiar L.A., Chief Executive Officer PT Master Web Network.

Selain itu, pengusaha web hosting juga menghubungkan server tersebut dengan server milik perusahaan penyedia jasa internet (internet service provider, ISP). Tujuannya merupakan supaya situs-situs tadi rutin dapat diakses di dunia maya selagi 24jam non-stop.

Sebagai usaha sampingan, para pengusaha web hosting pun menyediakan beberapa jasa yang tetap erat kaitannya dengan website internet. Umpama, mereka umumnya menyediakan jasa pengurusan serta penyewaan nama domain. Ini merupakan alamat suatu  website -beresan .com, .org, .gov, .co.id, serta sebagainya- yang mempermudah website tersebut diakses di dunia maya. Tidak hanya itu, pengusaha alias perusahaan web hosting biasanya juga menyediakan jasa tampilan maupun pembuatan website.